Dalam ingatan Bukhari (57), putrinya Rina Muharami telah berada di ruang unit perawatan intensif (ICU) di Rumah Sakit Meuraxa sejak Kamis, 24 Januari 2019, dan Banda Aceh masih dengan jelas menggambarkan hal ini ketika berbaring di tempat tidur. Rina Dihukum mati - tipus.
Mulai 3 Februari 2019, para siswa di Tarbiyah and Teacher Training Institute Studi Kimia di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN) mulai kehilangan kesadaran atau koma. Dua hari kemudian, pada tanggal 5 Februari, Rina menghembuskan nafas terakhirnya, meninggalkan keluarganya dan bermimpi. Mimpinya adalah mengenakan baju besar dan topi kelulusan.
Menurut Bukhari, Lina adalah pasien dan orang yang sabar. Selain rajin beribadah, gadis kelahiran 16 Mei 1996 itu sering mengajar anak-anaknya di waktu luang untuk mengajar anak-anaknya di dekat rumahnya di desa Cot Rumpun di distrik Brown Bintang di kabupaten Acehbesa.
"Anakku sayang. Kuliah sore, ajarkan Al-Qur'an di aula pada malam hari. Ada juga permintaan khusus untuk mengajar di rumah," Bukhari mengatakan kepada Liputan6.com, Kamis malam (28/2).
Dalam beberapa hari terakhir sebelum dirawat di rumah sakit, gadis lulusan SMAN 2 Unggul Ali Hasjmy tidak bisa lagi beribadah. Dia tidak lagi berpuasa seperti dulu.
"Nanti, saya juga ingin bertanya kepada Tengku seberapa bagusnya, atau biaya yang kami bayarkan kepada fidiah, mungkin. Karena dia juga berpuasa, maka saya ingin bertanya pada tengku saya," kata Bukhari.
Lina masih punya waktu untuk mengobrol dengan keluarganya ketika dia sakit. Rina tidak memberikan tanda atau informasi apa pun sebelum memberikannya kepada pencipta Daybaan.
"Tidak ada keluhan. Masih ada waktu untuk berbicara dengan saya. Tidak ada tanda. Tidak ada beban pada orang tua dan orang lain. Mungkin dia memiliki tanda, tetapi dia tidak ingin mengungkapkannya kepada orang lain," kata Bukhari, sedih.
Dengan kata lain, Rina meninggalkan memori dan folder berisi surat kelulusan (SKL), yang saat ini disimpan oleh kedua orang tua. Ijazah membuktikan bahwa anak-anak mereka telah menjadi sarjana, seperti yang mereka harapkan empat tahun lalu, ketika Lina pertama kali menginjakkan kaki di kampus.
评论
发表评论