Memata-matai anggaran negara yang sudah memiliki Formula E

图片
Memata-matai anggaran negara yang sudah memiliki Formula E Mobil listrik Formula E akan berhenti di Jakarta. Acara ini dijadwalkan berlangsung tahun depan. Diperkirakan bahwa keberhasilan kompetisi yang harus diikuti di banyak negara akan membutuhkan 1,6 triliun rupee. Saat ini, anggaran sedang dibahas. Formula E memang pertama kali di Indonesia. Banyak negara besar adalah negara tuan rumah pertama. Sekitar 2011, Jean Todt dan Alejandro Agag muncul dengan ide balap mobil listrik. Namun, rencana mereka baru dilaksanakan tiga tahun kemudian atau pada 2014. Beijing menjadi kota pertama yang menjadi tuan rumah Formula E. Setelah itu, banyak negara bergiliran menjadi tuan rumah Formula Satu. Pada saat hosting, negara-negara yang dipilih juga sibuk membersihkan. Seperti musim 2016-2017, Formula E diadakan di Brooklyn, New York. Pada saat itu, mereka membutuhkan dana $ 20 juta, termasuk pembangunan sirkuit, bilik, trotoar baru, dinding keamanan, dan tata letak trotoar yang d...

Ironi Senjata AS, Dijual ke Sekutu, Jatuh ke Tangan Militan

Ironi Senjata AS, Dijual ke Sekutu, Jatuh ke Tangan Militan

BandarJudiQQ

Sebuah penyelidikan mengungkap kelompok militan Al Qaidah dalam operasinya menggunakan senjata buatan Amerika Serikat (AS). Penyelidikan oleh stasiun televisi CNN itu mengungkapkan, koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Huthi di Yaman disebut memindahkan senjata buatan AS kepada seorang milisi yang terkait dengan kelompok Al Qaidah.

Menurut penyelidikan, pasukan Abu Abbas, sebuah milisi yang didukung koalisi garis keras, memiliki kendaraan lapis baja buatan AS. Pemimpin milisi Abu Abbas dinyatakan sebagai teroris oleh AS karena diduga membiayai Al Qaidah cabang Yaman dan ISIS.

Laporan tersebut juga mengungkapkan, kendaraan militer buatan AS juga berakhir di tangan pemberontak Huthi. Koalisi dilaporkan mengirim rudal anti-tank ke milisi loyalis yang dekat dengan wilayah operasi Al Qaidah.

"(Kendaraan) seperti ini, direbut di medan perang, telah diperiksa oleh intelijen Iran," kata laporan itu, mengutip sumber-sumber pemberontak. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi ikut campur dalam konflik Yaman pada 2015 untuk mengusir Huthi yang bersekutu dengan Iran, sementara AS telah melancarkan serangan udara tanpa awak kepada kelompok tersebut.

"Kekacauan ini telah memungkinkan senjata AS dan Inggris yang awalnya dijual kepada sekutunya Saudi menjelajah ke tangan kelompok-kelompok milisi di Yaman - dan kadang-kadang digunakan secara tidak bertanggung jawab - mengorbankan warga sipil," kata Uqba.

Laporan ini muncul di tengah tekanan di Kongres AS untuk mengakhiri dukungan militer AS kepada Riyadh di perang Yaman. Perang empat tahun di Yaman telah menewaskan sekitar 10.000 orang dan membuat 20 juta orang terancam mati kelaparan.

评论

此博客中的热门博文

Pemerintah India meminta Google dan Apple untuk menutup hak akses Tok Tok

Pertemuan Senior Vanessa Angel, Investigator Memeriksa Rian Subroto untuk Kesaksian

Warga Murung Raya dikejutkan oleh penemuan bayi laki-laki di semak-semak