Presiden Donald John Trump blakblakan menyebut ruang angkasa adalah arena baru untuk perang dan Angkatan Ruang Angkasa Amerika Serikat (AS) menjadi pemimpinnya. Pernyataan itu muncul dalam pidatonya saat peluncuran Missile Defense Review (MDR) atau Tinjuan Pertahanan Rudal terbaru Pentagon, hari Kamis.
Ide menjadikan ruang angkasa sebagai medan perang sebenarnya bukan berasal dari Trump. Gagasan itu adalah bagian dari proyek Presiden Ronald Reagan yang mahal dan ambisius. Saat berkuasa, Reagan berambisi untuk menciptakan sistem anti-rudal berbasis ruang angkasa pada puncak Perang Dingin tahun 1980-an. Para kritikus menjuluki gagasan Reagan waktu itu dengan sebutan "Star Wars".
"Tujuan kami sederhana; Untuk memastikan kami dapat mendeteksi dan menghancurkan rudal yang diluncurkan terhadap Amerika Serikat di mana saja, kapan saja, di tempat mana pun," kata Trump, yang dikutip New York Times, Jumat (18/1/2019).
"Kami memiliki beberapa pemain yang sangat buruk di luar sana," kata Trump. “Kami adalah pemain yang baik. Tapi kita bisa jauh lebih buruk daripada siapa pun jika perlu," ujarnya.
"Kami akan mengakui bahwa ruang angkasa adalah domain perang baru, dengan Angkatan Ruang Angkasa (AS) memimpin," kata Trump.
Propsal Trump telah menghadapi beberapa penentangan di Pentagon, termasuk dari mantan menteri pertahanan James Norman Mattis. Beberapa pihak mempertanyakan apakah perlu reorganisasi besar untuk pembentukan Angkatan Ruang Angkasa. Mereka juga mempertanyakan keuntungannya.
"Ini teknologi baru," kata Trump. "Pada akhirnya itu akan menjadi bagian yang sangat, sangat besar dari pertahanan kita," paparnya.
Akhir tahun lalu, administrasi Trump mengumumkan akan menarik Amerika keluar dari perjanjian Intermediate-range Nuclear Forces (INF) 1987 yang melarang peluncuran rudal nuklir darat hingga ketinggian tertentu.
"Di masa lalu, Amerika Serikat tidak memiliki strategi komprehensif untuk pertahanan rudal yang melampaui rudal balistik," kata Trump.
"Kami berkomitmen untuk membangun program pertahanan rudal yang dapat melindungi setiap kota di Amerika Serikat. Dan kami tidak akan pernah menegosiasikan hak kami untuk melakukan ini."
Menanggapi doktrin baru Pentagon itu, Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Majelis Tinggi Rusia, Viktor Bondarev, mengatakan doktrin baru tersebut akan meningkatkan ketegangan global.
评论
发表评论