Memata-matai anggaran negara yang sudah memiliki Formula E

图片
Memata-matai anggaran negara yang sudah memiliki Formula E Mobil listrik Formula E akan berhenti di Jakarta. Acara ini dijadwalkan berlangsung tahun depan. Diperkirakan bahwa keberhasilan kompetisi yang harus diikuti di banyak negara akan membutuhkan 1,6 triliun rupee. Saat ini, anggaran sedang dibahas. Formula E memang pertama kali di Indonesia. Banyak negara besar adalah negara tuan rumah pertama. Sekitar 2011, Jean Todt dan Alejandro Agag muncul dengan ide balap mobil listrik. Namun, rencana mereka baru dilaksanakan tiga tahun kemudian atau pada 2014. Beijing menjadi kota pertama yang menjadi tuan rumah Formula E. Setelah itu, banyak negara bergiliran menjadi tuan rumah Formula Satu. Pada saat hosting, negara-negara yang dipilih juga sibuk membersihkan. Seperti musim 2016-2017, Formula E diadakan di Brooklyn, New York. Pada saat itu, mereka membutuhkan dana $ 20 juta, termasuk pembangunan sirkuit, bilik, trotoar baru, dinding keamanan, dan tata letak trotoar yang d...

Kisah Prasasti Dinoyo 2 Warisan Kerajaan Kanjuruhan Hancur oleh Martil Kuli Batu

Kisah Prasasti Dinoyo 2 Warisan Kerajaan Kanjuruhan Hancur oleh Martil Kuli Batu

BandarJudiQ

Prasasti Dinoyo 2, peninggalan era kerajaan Kanjuruhan dalam kondisi pecah dan hancur menjadi beberapa bagian. Prasasti terbagi menjadi puluhan serpihan-serpihan kecil dan satu bagian bongkahan lebih besar.

Prasasti Dinoyo 2 ditemukan di Jalan MT Haryono Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Prasasti berbahan batu Andesit berukuran 75 Cm X 57 Cm dengan ketebalan 30 Cm. Prasasti ditemukan di sekitar Polsek Lowokwaru pada pertengahan 1985 oleh kuli bangunan yang sedang mengerjakan pembangunan gorong-gorong atau selokan air.

Penemuan tersebut tidak disengaja. Pekerja proyek menemukan batu menghalangi jalur pembangunan selokan air. Posisi batu sendiri diperkirakan berada sekitar satu meter di kedalaman tanah.

Butuh proses panjang dari penemuan hingga dapat membawa prasasti tersebut menjadi koleksi Mpu Purwa. Benda cagar budaya tersebut, awalnya diserahkan ke Polisi, kemudian dibawa ke BPCB Trowulan, Mojokerto dan dilakukan tinjauan dan pembacaan isi prasasti tersebut.

"Sekarang sudah bisa dibaca, walaupun bagian-bagiannya sedikit hilang, relatif bisa dibaca," tegasnya.

Namun dalam proses tersebut, ahli sejarah asal Universitas Negeri Malang, M. Habib Mustopo sempat melakukan pembacaan aksara Jawa kuno dalam prasasti tersebut. Prasasti tersebut dikenal sebagai prasasti Dinoyo 2, karena sebelumnya pernah ditemukan prasasti Dinoyo dengan angka tahun 760 M. Keduanya merupakan peninggalan kerajaan Kanjuruhan yang pernah hidup dan berjaya pada abad 8 M.

评论

此博客中的热门博文

Pemerintah India meminta Google dan Apple untuk menutup hak akses Tok Tok

Pertemuan Senior Vanessa Angel, Investigator Memeriksa Rian Subroto untuk Kesaksian

Warga Murung Raya dikejutkan oleh penemuan bayi laki-laki di semak-semak